Dalam dunia logistik, istilah cargo sering digunakan untuk menyebut pengiriman barang dalam jumlah atau ukuran tertentu dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Cargo dapat digunakan untuk mengirim berbagai jenis barang, mulai dari barang dagangan, peralatan rumah tangga, kendaraan, hingga barang dalam jumlah besar.
Bagi Anda yang belum terbiasa menggunakan layanan cargo, istilah seperti cargo laut, cargo udara, berat aktual, kubikasi, dan LCL mungkin terdengar membingungkan. Karena itu, penting untuk memahami apa itu cargo dan bagaimana proses pengirimannya sebelum memilih layanan yang sesuai.
Apa Itu Cargo?
Cargo adalah layanan pengiriman barang dari suatu tempat ke tempat lain menggunakan moda transportasi tertentu, seperti kapal laut, pesawat, maupun kendaraan darat.
Cargo umumnya digunakan untuk pengiriman barang dengan jumlah, berat, atau volume yang lebih besar dibandingkan pengiriman paket biasa. Pengiriman cargo juga dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis.
Contohnya, seseorang yang ingin mengirim beberapa unit furniture dari Pulau Jawa ke Merauke dapat menggunakan layanan cargo. Begitu juga dengan pelaku usaha yang perlu mengirim stok barang dalam jumlah besar ke pelanggan atau cabang di daerah lain.
Besarnya biaya pengiriman cargo biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti berat barang, volume atau kubikasi, jenis barang, tujuan pengiriman, serta moda transportasi yang digunakan.
Jenis-Jenis Cargo
Cargo dapat dibedakan berdasarkan moda transportasi yang digunakan. Beberapa jenis cargo yang umum digunakan antara lain:
1. Cargo Laut
Cargo laut merupakan pengiriman barang menggunakan kapal. Jenis pengiriman ini banyak digunakan untuk pengiriman antar pulau dan barang dengan jumlah atau volume yang cukup besar.
Salah satu keunggulan cargo laut adalah kapasitas pengangkutannya yang besar. Biayanya juga umumnya lebih ekonomis untuk pengiriman barang dalam jumlah besar atau jarak antarpulau.
Namun, waktu pengiriman cargo laut biasanya lebih lama dibandingkan pengiriman melalui udara.
2. Cargo Udara
Cargo udara merupakan pengiriman barang menggunakan pesawat. Jenis layanan ini cocok ketika kecepatan menjadi salah satu pertimbangan utama.
Pengiriman udara dapat menjadi pilihan untuk barang yang membutuhkan waktu pengiriman lebih singkat. Namun, biaya pengiriman biasanya lebih tinggi dibandingkan cargo laut, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar.
3. Cargo Darat
Cargo darat menggunakan kendaraan seperti truk, mobil box, atau kendaraan pengangkut lainnya. Layanan ini banyak digunakan untuk pengiriman antar kota maupun antar wilayah yang masih dapat dijangkau melalui jalur darat.
Cargo darat dapat digunakan sebagai bagian dari proses pengiriman dari lokasi pengirim menuju gudang, pelabuhan, bandara, atau langsung ke lokasi penerima.
Bagaimana Cara Kerja Pengiriman Cargo?
Secara umum, proses pengiriman cargo melalui beberapa tahapan berikut:
1. Barang Disiapkan
Pengirim menyiapkan barang yang akan dikirim. Sebelum diserahkan kepada perusahaan logistik, barang sebaiknya dikemas dengan baik sesuai jenis dan karakteristiknya.
Barang pecah belah, elektronik, furniture, dan barang berukuran besar tentu membutuhkan metode packing yang berbeda.
2. Penimbangan dan Pengukuran
Barang kemudian ditimbang dan, jika diperlukan, diukur dimensinya.
Dalam pengiriman cargo, biaya tidak selalu hanya dihitung berdasarkan berat aktual. Untuk barang berukuran besar tetapi relatif ringan, volume atau kubikasi dapat menjadi dasar perhitungan biaya.
Karena itu, pengirim sebaiknya mengetahui berat dan ukuran barang sebelum meminta estimasi ongkir.
3. Penentuan Tujuan dan Moda Pengiriman
Setelah data barang diketahui, tujuan pengiriman dan moda transportasi dapat ditentukan.
Untuk pengiriman antarpulau, misalnya, cargo laut dapat menjadi salah satu pilihan. Sementara itu, cargo udara dapat dipertimbangkan apabila waktu pengiriman menjadi prioritas.
4. Barang Diproses dan Dikirim
Setelah administrasi dan proses pengiriman selesai, barang akan diproses oleh pihak logistik untuk diberangkatkan menuju kota tujuan.
Dalam proses tertentu, barang dapat melalui gudang, pelabuhan, bandara, atau titik distribusi sebelum sampai ke penerima.
5. Barang Sampai di Tujuan
Setelah tiba di kota tujuan, barang dapat diambil oleh penerima atau dilanjutkan ke alamat tujuan apabila menggunakan layanan pengantaran sampai alamat.
Layanan seperti door to door dapat memudahkan pengirim karena proses pengiriman tidak hanya berhenti di titik kedatangan barang.
Apa Perbedaan Cargo dan Ekspedisi?
Cargo dan ekspedisi sama-sama berkaitan dengan pengiriman barang, tetapi penggunaannya dapat berbeda.
Ekspedisi biasanya lebih identik dengan pengiriman paket atau barang dalam ukuran tertentu, sedangkan cargo sering digunakan untuk barang dengan jumlah, berat, atau volume yang lebih besar.
Sebagai contoh, mengirim satu paket pakaian dalam ukuran kecil mungkin lebih praktis menggunakan layanan ekspedisi paket. Sementara mengirim beberapa unit furniture, kendaraan, atau barang dalam jumlah besar dapat membutuhkan layanan cargo.
Namun, istilah dan layanan yang ditawarkan setiap perusahaan dapat berbeda. Karena itu, sebaiknya perhatikan ketentuan masing-masing penyedia jasa sebelum melakukan pengiriman.
Apa yang Menentukan Harga Cargo?
Harga pengiriman cargo dapat berbeda antara satu tujuan dengan tujuan lainnya. Beberapa faktor yang dapat memengaruhinya antara lain:
- Berat barang
- Ukuran dan volume barang
- Kota asal
- Kota tujuan
- Jenis barang
- Moda transportasi
- Jenis layanan pengiriman
- Layanan tambahan seperti pickup atau pengantaran ke alamat
Untuk barang berukuran besar, menghitung volume sebelum mengirim dapat membantu mendapatkan gambaran biaya yang lebih akurat.
Tips Memilih Pengiriman Cargo
Sebelum menggunakan layanan cargo, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:
1. Sesuaikan dengan jenis barang
Pastikan layanan yang dipilih dapat menerima jenis barang yang ingin dikirim.
2. Perhatikan berat dan volume
Catat berat serta dimensi barang agar estimasi ongkir dapat dihitung dengan lebih tepat.
3. Pertimbangkan waktu pengiriman
Jika tidak terlalu membutuhkan barang dalam waktu singkat, pengiriman melalui jalur laut dapat menjadi salah satu pilihan untuk pengiriman antarpulau.
4. Pastikan barang dikemas dengan baik
Packing yang sesuai dapat membantu mengurangi risiko kerusakan selama proses pengiriman.
5. Pilih penyedia layanan yang jelas
Perhatikan informasi tarif, wilayah layanan, proses pengiriman, serta sistem pelacakan barang yang tersedia.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan cargo?
Cargo adalah layanan pengiriman barang dari satu lokasi ke lokasi lain menggunakan transportasi seperti kapal laut, pesawat, atau kendaraan darat. Cargo umumnya digunakan untuk mengirim barang dalam jumlah, berat, atau volume tertentu.
Apa saja jenis cargo?
Jenis cargo dapat dibedakan berdasarkan moda transportasinya, yaitu cargo laut, cargo udara, dan cargo darat. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan jenis barang, tujuan, biaya, dan kebutuhan waktu pengiriman.
Apa perbedaan cargo dan ekspedisi?
Cargo umumnya digunakan untuk pengiriman barang dengan berat atau volume yang lebih besar, sedangkan ekspedisi lebih sering digunakan untuk pengiriman paket atau barang dengan ukuran tertentu. Namun, cakupan layanan dapat berbeda pada setiap perusahaan.
Apakah pengiriman cargo bisa dilakukan antar pulau?
Ya. Pengiriman cargo dapat digunakan untuk mengirim barang antar pulau. Salah satu moda yang umum digunakan untuk pengiriman antarpulau adalah transportasi laut karena dapat mengangkut barang dalam jumlah dan volume yang besar.